Kamis, 07 April 2011
Minggu, 23 Januari 2011
Beasiswa Chevening Sudah Dibuka!
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Chevening diberikan sebagai program beasiswa penuh untuk jenjang Pascasarjana (Master) selama setahun di universitas-universitas dan institusi profesional lainnya di Inggris.
Adapun skema beasiswa ini akan meliputi biaya hidup, biaya kuliah, serta tiket pulang pergi. Bagi yang berminat, kandidat harus memperhatikan bahwa Chevening 2011/2012 ini tampaknya akan sangat berhubungan dengan prioritas-prioritas FCO.
Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk meraih beasiswa ini di antaranya Warga Negara Indonesia, Lulusan dengan IPK minimum 3.0, memiliki kemampuan berbicara dan menulis bahasa Inggris yang baik dengan nilai IELTS minimum 6.5. Kandidat juga harus memiliki pengalaman bekerja setelah lulus sarjana (S-1) minimal dua tahun dan berkomitmen untuk pengembangan karir jangka panjang.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai prioritas FCO tersebut, bisa dilihat dihttp://www.fco.gov.uk. Para kandidat dari Indonesia bagian Timur juga diharapkan ikut serta dalam program ini.
Informasi beasiswa ini bisa dilihat melalui http://ukinindonesia.fco.gov.uk atauhttp://www.chevening.fco.gov.uk, serta halaman resmi Facebook milik Chevening.
Selasa, 02 November 2010
Tidur Siang bikin Kita Lebih Pintar

sewaktu kita masih kecil, kewajiban tidur siang yang diberikan oleh orangtua rasanya menjadi siksaan bagi kita. Anehnya, ketika kita dewasa, kita harus mencuri-curi waktu agar bisa memejamkan mata barang setengah jam. Bisa terlelap sebentar saja pengaruhnya begitu besar untuk kita: tubuh jadi terasa lebih bugar sesudahnya.
Penelitian baru juga mengatakan, tidur siang yang lelap juga mampu mendongkrak kapasitas belajar otak secara dramatis. Hebat, kan?
Penemuan baru ini mendukung data sebelumnya dari tim peneliti yang sama, bahwa begadang semalaman bisa mengurangi kemampuan untuk memasukkan hal-hal baru hampir sebanyak 40 persen. Hal ini disebabkan penutupan bagian-bagian otak selama kita kehilangan waktu tidur.
“Tidur tak hanya menjadi jalan keluar dari keadaan terjaga yang berkepanjangan, tetapi -pada level neurokognitif- hal ini akan menggerakkan Anda di luar di mana Anda berada sebelum Anda tidur,” ujar Matthew Walker, asisten profesor bidang psikologi di UC Berkeley, dan pemimpin investigasi pada studi ini. ? ?
“Tidur tak hanya menjadi jalan keluar dari keadaan terjaga yang berkepanjangan, tetapi -pada level neurokognitif- hal ini akan menggerakkan Anda di luar di mana Anda berada sebelum Anda tidur,” ujar Matthew Walker, asisten profesor bidang psikologi di UC Berkeley, dan pemimpin investigasi pada studi ini. ? ?
Beberapa tokoh paling berpengaruh di dunia ini juga dikenal sebagai “tukang tidur siang”. Mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher pernah mengklaim bahwa ia hanya tidur empat jam setiap malam, namun selalu tidur sebentar pada siang hari. Sementara itu, Bill Clinton juga selalu menyempatkan diri untuk tidur selama setengah jam sesudah makan siang.
Para peneliti mengatakan bahwa tidur juga diperlukan untuk menjernihkan memori jangka pendek otak dan menyediakan ruang untuk penyerapan informasi yang baru. “Ibaratnya, inbox email pada hippocampus (bagian dari otak besar) kita penuh, dan jika kita tidak tidur dan membuang email-email yang tak perlu itu, kita tidak akan bisa menerima email yang baru,” kata Dr Walker.Sabtu, 30 Oktober 2010
Selembar Puisi Untukmu Ibu
Dentang nafasmu menyeruak hari hingga senja
Tak ada lelah menggores diwajah ayumu
Tak ada sesal kala semua harus kau lalui
Langkah itu terus berjalan untuk kami
Dua bidadari kecilmu...
Desah mimpimu berlari
mengejar bintang
Berharap kami menjadi mutiara terindahmu
Dalam semua peran yang kau mainkan di bumi
Ini peran terbaikmu
Dalam lelah kau rangkai kata bijak untuk kami
Mengurai senyum disetiap perjalanan kami
Mendera doa disetiap detik nafas kami
Ibu... kau berlian dihati kami
Relung hatimu begitu indah
Hingga kami tak sanggup menggapai dalamnya
Derai air matamu menguntai sebuah harap
Di setiap sholat malammu
Ibu...
Kami hanya ingin menjadi sebuah impian untukmu
Membopong semua mimpimu dalam pundak kami
Ibu...
Jangan benci kami
jika kami membuatmu menangis.
Tak ada lelah menggores diwajah ayumu
Tak ada sesal kala semua harus kau lalui
Langkah itu terus berjalan untuk kami
Dua bidadari kecilmu...
Desah mimpimu berlari
mengejar bintang
Berharap kami menjadi mutiara terindahmu
Dalam semua peran yang kau mainkan di bumi
Ini peran terbaikmu
Dalam lelah kau rangkai kata bijak untuk kami
Mengurai senyum disetiap perjalanan kami
Mendera doa disetiap detik nafas kami
Ibu... kau berlian dihati kami
Relung hatimu begitu indah
Hingga kami tak sanggup menggapai dalamnya
Derai air matamu menguntai sebuah harap
Di setiap sholat malammu
Ibu...
Kami hanya ingin menjadi sebuah impian untukmu
Membopong semua mimpimu dalam pundak kami
Ibu...
Jangan benci kami
jika kami membuatmu menangis.
Kamis, 28 Oktober 2010
Slank Merilis Film Dokumenter
Foto : Dok. Rumah Pohon Indonesia
Kamis [21/]10] siang itu di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta, Brigadir Supriyadi alias Joker salah tingkah ketika ditanya perasaannya soal aparat yang sempat mempersulit ijin konser untuk Slank di tahun 2009. Joker, anggota kepolisian di Poltabes Balerang, Pulau Batam adalah salah seorang Slankers yang profilnya diangkat dalam film dokumenterMetamorfoblus karya sutradara Dosy Umar. Kalau soal perijinan... itu urusan yang di atas, katanya cengengesan sambil menirukan gerakan menghormat. Para personel Slank, serta semua yang hadir di ruangan itu tertawa.
Satu jam setengah sebelumnya, untuk kali pertama film Metamorfoblus--judul Metamorfoblus adalah saran dari Kaka--diputar untuk jurnalis dan beberapa undangan. Film dokumenter itu bercerita mengenai Slankers di tiga daerah: selain Joker di Batam, diceritakan juga Andi dari Yogyakarta yang jadi pecandu narkotika karena Slank dan berhenti mengkonsumsi narkotika juga karena Slank, lalu ada kisah Slankers Kupang yang harus mendadak membuat paspor demi menonton konser Slank di Dili, Timor Leste. Sesuai tagline-nya yang berbunyi Film Slank dan Slankers, film dokumenter ini berusaha menunjukkan seberapa besar pengaruh Slank dalam kehidupan Slankers.
Selama kira-kira satu tahun, Rumah Pohon Indonesia, production house yang merilis film dokumenter itu mengedit persediaan gambar yang ada di dua ratusan kaset. Dokumenter ini dibuat bersamaan dengan film Generasi Biru [2009] karya Garin Nugroho. Resah karena banyak sekali persediaan dokumentasi, adalah salah satu yang membuat film ini akhirnya dirilis. Dan ketiga tokoh itu pun, muncul di film Generasi Biru pada sesi dokumenternya. Ursula Tumiwa, produser Rumah Pohon Indonesia, juga produser Shooting Star, rumah produksi yang membuat Generasi Biru bersama SET Productions. “Kalau ada yang nanya apakah ada masalah antara SET dan Shooting Star, jawabannya nggak ada. Toh saya juga orang Shooting Star, katanya.
Berbeda dengan Generasi Biru yang ditayangkan di bioskop, film Metamorfoblus akan diedarkan melalui jaringan bioskop alternatif yang disponsori Djarum Super dan berkeliling ke 10 kota di Jawa. Film itu akan diputar di gelanggang olahraga atau gedung-gedung yang memang layak untuk memutar film. Rumah Pohon Indonesia akan memaksimalkan potensi Slank Fans Club untuk mendukung pemutaran film yang rencananya hanya akan dipungut tanda masuk sebesar sepuluh ribu rupiah. Sebelum pemutarannya, kami bakal gelar konvoi dan bakal ada hiburan yang diisi oleh Slankers di kota itu. Tapi kami juga bekerjasama dengan Kineforum dan bakal memutar film itu secara reguler di Kineforum, Taman Ismail Marzuki. Silakan cek jadwalnya di sana, kata Ursula.
Film Metamorfoblus juga memperlihatkan kedatangan Slank ke Dili, sehari setelah Presiden Ramos Horta tertembak. Slank diundang Pemerintah Dili untuk menghibur dalam acara peringatan hari kemerdekaan mereka. Di stadion yang penuh sesak itu, bendera Indonesia berkibar untuk kali pertamanya sejak Timor Leste berpisah dengan Republik Indonesia. Slankers Kupang yang harus berjuang cukup berat sebelum akhirnya sampai ke konser Slank, didaulat naik ke atas panggung dengan Slankers Dili sebagai lambang persatuan. Perbatasan tak menghilangkan persahabatan,kata Bimbim di film itu. Melihat adegan itu, para personel Slank tersadar akan satu hal: bahwa untuk melihat konser mereka selama dua jam, beberapa orang harus menempuh perjuangan yang agak berat.Bahkan, ada yang harus nabung dulu buat nonton Slank,†kata gitaris Ridho Hafiedz.
Salah satu yang menarik dari film dokumenter itu, adalah footage langka yang direkam oleh Slank: Kaka, Bimbim dan Ridho Hafiedz di kamar mandi sedang merekam lagu berjudul "Hey Sista" yang tak pernah muncul di album manapun. Gue aja udah lupa tuh kami pernah bikin lagu itu, kata Bimbim. Selain adegan itu, ada juga adegan ketika Slank masih nakal dan mengonsumsi narkotika. Dosy mengatakan tak susah ketika meminta ijin untuk memasukkan adegan itu ke film.Assalamualaikumnya, pamitnya udah enak sih, jadi lancar, katanya.
Meskipun Slank dan Slankers bukan cuma yang ada di film dokumenter ini, tapi film ini sudah cukup bisa menggambarkan kepada orang-orang seperti apa Slank dan Slankers,kata gitaris Abdee Negara.
sumber:http://www.rollingstone.co.id/read/2010/10/22/882/5/1/Slank-Merilis-Film-Dokumenter
Power Metal,bertahan Pada Keyakinan
Lantas, seperti biasa terjadi di kisah rock & roll era millenium ketiga, desakan yang begitu kuat di dunia maya akhirnya membuat PowerMetal penuh tekad untuk menyelesaikan album itu. Apalagi pucuk dicinta ulam pun tiba setelah salah seorang penggemar PowerMetal berangkat ke Banjarmasin dan berhasil menemui Arul yang ternyata sempat merasa sedih karena pernah mendengar PowerMetal akan berjalan dengan vokalis baru. “Karena biar bagaimanapun juga, PowerMetal kan sudah satu kesatuan, PowerMetal itu tim. Ibaratnya boleh dibilang dari kecil, kan nggak enak, akhirnya saya putuskan untuk segera kembali,” kata Arul. Maka, medio akhir 2009, Arul berangkat dari Banjarmasin ke Jakarta.
Pemain keyboard Sastro Adi ingat betul peristiwa datangnya Arul itu. Suatu hari, dia sedang mengedit lagu “Satu Jiwa” di studio, yang masih dengan versi guide vokalnya. Tiba-tiba dia mendengar jeritan khas dari seorang vokalis yang memang tempatnya ada di PowerMetal.
“Aaaaaaaa,” kata Sastro Adi menirukan jeritan Arul. “Mr. Arul datang, dan langsung saja itu lagu one take.”
“Satu Jiwa” adalah lagu yang diambil dari album pertama mereka, Power One (1991), album yang dibuat setelah mereka menjadi juara pertama kompetisi rock yang diadakan promotor Log Zhelebour di tahun ’89 dengan juara kedua Roxx. Dan formasi PowerMetal terkini, selain Arul dan Sastro Adi, adalah: gitaris Ipunk dan Lucky, pemain drum Ekko Dinaya, dan pemain bas Sababa. Lagu itu adalah lagu yang menyatukan mereka. Lagu yang membuat mereka semangat, yang inspirasinya diambil dari suasana konser, ketika penampil dan penonton menjadi satu oleh musik rock. Dan di album terbaru ini, “Satu Jiwa” dibawakan kembali dengan aransemen baru.
“Rasanya lahir kembali, bisa kumpul lagi dengan teman-teman. Dan lagu ‘Satu Jiwa’ itu lagu yang abadi, album pertama. Lagu ‘Satu Jiwa’ itu yang bisa mengumpulkan kami dengan semuanya,” kata Arul.
Kini, nama PowerMetal dieja tanpa spasi, berbeda dengan ejaan mereka sebelumnya. Harapannya supaya mereka tak berpisah lagi. Kembalinya Arul adalah salah satu faktor, selain tentu saja dukungan penuh dari penggemarnya yang diberi nama Power Mania. “Mungkin orang sudah malas denger musik metal saat ini, tapi ya sudah, kamu kamu, kami ya kami,” kata Ipunk. Dan hal itu mereka ungkapkan di lagu “Keyakinanku” yang jika dibaca seperti lirik lagu cinta walau ternyata bukan. Di “Keyakinanku”, PowerMetal bicara soal PowerMetal, bicara soal tetap percaya pada kelompok musik itu.
Menurut Ipunk, di album ini PowerMetal memakai pendekatan yang berbeda dari sisi proses kreatif: menulis lirik dulu baru membuat lagu. Di album-album sebelumnya, mereka selalu menulis lirik belakangan dan menganggap lirik tak lebih penting dari musik. Maklum, kata Ipunk, itu akibat terlalu sering ikut festival di mana biasanya juri lebih mengutamakan keahlian bermusik dan aransemen sehingga lirik menjadi nomor dua dalam fokus perhatian.
“Dulu bikin lirik harus disesuaikan, bikin musiknya dulu baru lirik dipas-paskan dengan panjang musiknya. Kali ini banyak lirik tercipta memang dari hati, lirik bukan setelah musik. Di sini mungkin proses yang baru buat kami di album ini, tapi sepertinya lebih kena soul-nya, karena tema sudah tersusun, urutan sudah tersusun. Tapi setelah bikin album ini, satu sisi lain yang paling kelihatan adalah soul. Biasanya musik metal adalah musik yang paling dominan mempengaruhi orang tapi soul-nya jarang sekali kena,” kata Ipunk.
sumber:http://www.rollingstone.co.id/read/2010/10/01/849/1/1/Bertahan-Pada-Keyakinan
150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa
Penghargaan Rolling Stone atas Terciptanya Lagu-lagu Legendaris Indonesia dari Era 1950an - 2000an
Namun beribu sayang, mengingat pendokumentasian sejarah yang kurang tergarap baik, maka Rolling Stone merasa tidak pernah terlambat untuk memberikan kontribusi bagi dunia musik dengan menyingsingkan lengan baju, bahu-membahu dengan para sahabat kontributor, pengamat, dan penikmat musik dalam rangka menyusun sebuah daftar sahih yang memaparkan 150 Lagu Terbaik yang pernah wujud di Indonesia, dalam kurun waktu yang bukan main-main: Sepanjang Masa!
Dan kami pun sudah menebak. Menyusun daftar ini bukan semudah membalik telapak tangan. Nyaris sama sulitnya, di satu sisi bahkan terasa lebih membingungkan dan butuh energi lebih daripada menyusun daftar 150 Album Indonesia Terbaik yang sempat kami jadikan edisi khusus pada bulan Desember 2007. Kami mengatakan lebih membutuhkan energi karena berbicara mengenai lagu, berarti tim editor Rolling Stone beserta para kontributor harus terjun ke dalam sejarah industri musik Indonesia yang kami putuskan dimulai dari era munculnya Irama dan Lokananta Records di tahun 1951 hingga musik zaman sekarang.
Dan berbeda de-ngan 150 Album Terbaik, kami lebih dalam lagi menyelami banyaknya karya sang seniman. Untuk mempermudah dan menambah justifikasi atas kualitas dan kepopuleran, insan radio yang aktif di era awal industri musik Indonesia hingga sekarang pun kami libatkan dalam menyusun daftar ini. Kriteria lainnya yang kami sepakati bersama dari lagu-lagu yang akan dipilih ada berbagai macam. Lagu harus memberikan inspirasi, harus berasal dari wilayah musik populer, tergabung dalam sebuah album atau kompilasi, atau single yang dirilis, masuk di playlist radio nasional, bukan karya yang menjiplak karya lain, dan yang pasti lagu-lagu yang terpilih di daftar musti karya asli WNI.
Semua kriteria ini kami distribusikan kepada puluhan kawan di berbagai industri hiburan, dari mulai musisi senior, junior, pekerja label, pekerja radio, hingga insan perfilman dan televisi. Mereka memasukkan daftar urutan lagu versi pribadi mereka yang kemudian kami ta-bulasikan, buat urutan sesuai banyaknya vote yang terpilih, masuk kembali dalam rapat yang intensif yang penuh hiasan debat dan argumentasi antara tim Rolling Stone dan para kontributor, hingga kemudian kesepakatan terjadi dan menghasilkan urutan 150 buah karya lagu yang kami anggap paling sahih untuk menjadi potret sejarah musik berkualitas di Indonesia selama 50 tahun terakhir.
Pro kontra adalah kisah klasik yang kami sadari akan menghias daftar ini, sebab sama se-perti resensi mana pun, subyektivitas pasti akan mengambil bagian di sini. Namun angka statistik yang kami dapatkan dalam pemilihan telah memberikan sebuah kenyataan yang berdasarkan fakta empirik. Namun hal terpenting dari semua ekses daftar ini adalah harapan kami akan munculnya rekognisi dan pengakuan bagi banyak sekali pencipta lagu yang selama ini tak banyak terlalu dikenal secara familiar atas jasa mereka, padahal individu-individu tersebutlah yang memiliki kemampuan magis untuk menciptakan sebuah lagu yang melekat secara emosional kepada para penggemarnya. Daftar ini adalah bentuk penghormatan bagi mereka.
"ROLLING STONE 150 LAGU INDONESIA TERBAIK SEPANJANG MASA"
1. Bongkar Swami
2. Kebyar – Kebyar Gombloh
3. Badai Pasti Berlalu Berlian Hutauruk
4. Bis Sekolah Koes Bersaudara
5. Guru Oemar Bakrie Iwan Fals
6. Kembali Ke Jakarta Koes Plus
7. Berita Kepada Kawan Ebiet G. Ade
8. Kehidupan God Bless
9. Sakura Fariz RM
10. Bento Swami
11. Bengawan Solo Oslan Husein & Teruna Ria
12. Kompor Mleduk Benyamin. S
13. Lilin-Lilin Kecil Chrisye
14. Memang Slank
15. Rock Bergema Roxx
16. Yogyakarta Kla Project
17. Tuhan Bimbo
18. Neraka Jahanam Duo Kribo
19. Nusantara I Koes Plus
20. Siti Nurbaya Dewa19
21. Panggung Sandiwara Ahmad Albar
22. Rumah Kita God Bless
23. Barcelona Fariz RM
24. Begadang Rhoma Irama
25. Kemarau New Rollies
26. Kidung Chris Manusama
27. Nuansa Bening Keenan Nasution
28. Burung Camar Vina Panduwinata
29. Dan Sheila On 7
30. Kosong Pure Saturday
31. Kolam Susu Koes Plus
32. Kupu Kupu Malam Titik Puspa
33. Pemuda Chaisero
34. Melayang January Christie
35. Ikuti Edane
36. Bebas Iwa K
37. Bendera Cokelat
38. Anak Pantai Imanez
39. Janji Gigi
40. Sabda Alam Ismail Marzuki
41. Bing Titik Puspa
42. Yang Terlupakan Iwan Fals
43. Merpati Putih Chrisye
44. Malaria Harry Roesli
45. Melati Dari Jayagiri Bimbo
46. Angin Malam Broery Pesolima
47. Mimpi Anggun C. Sasmi
48. Biru Kidnap Katrina
49. Tentang Kita Kla Project
50. Camelia Ebiet G. Ade
51. Surat Buat Wakil Rakyat Iwan Fals
52. Impresi Pas Band
53. Damai Tapi Gersang Adji Bandi
54. Jarum Neraka Nicky Astria
55. Mobil Balap Naif
56. Pesawat Tempur Iwan Fals
57. Tangan Tangan Setan Nicky Astria
58. Esokkan Masih Ada Utha Likumahuwa
59. Indonesia Mahardika Guruh Gipsy
60. Zamrud Khatulistiwa Guruh Soekarno Poetra
61. Penguasa Roxx
62. Gemilang Krakatau
63. Apatis Benny Soebardja
64. Astaga Ruth Sahanaya
65. Galang Rambu Anarki Iwan Fals
66. Gang Kelinci Lilis Suryani
67. Kumpul Bocah Vina Panduwinata
68. Aku Ingin Indra Lesmana
69. Gubahanku Dedy Damhudi
70. Payung Fantasi Bing Slamet
71. Surabaya Dara Puspita
72. Anak Jalanan Chrisye
73. Bunga /rif
74. Salah Potret
75. Tentang Aku Jingga
76. Terbang Gigi
77. Walah Netral
78. Api Asmara Rien Djamain
79. Ayam Den Lapeh Gumarang
80. Bunga di Tepi Jalan Koes Plus
81. Flamboyan Bimbo
82. Kesaksian Kantata Takwa
83. Kelelawar Koes Plus
84. Laron Laron Makara
85. Generasiku Boomerang
86. Distorsi Ahmad Band
87. Mahadewi Padi
88. Manis & Sayang Koes Plus
89. Sepercik Air Dedy Stanzah
90. Merepih Alam Chrisye
91. Mawar Berduri Favourites Group
92. Pelangi Koes Plus
93. Pesta Elfa’s Singer
94. Interlokal Symphony
95. Renjana Guruh Soekarno Putra
96. Posesif Naif
97. Sarjana Muda Iwan Fals
98. Berita Cuaca Gombloh
99. Gulagalugu Suara Nelayan Leo Kristi
100. Jemu Koes Plus
101. Tolong Bu Dokter Flowers
102. Kau Chandra Darusman
103. Hasrat & Cita Andi Meriem Matalatta
104. Anak Anak Terang Suara Persaudaraan
105. Genjer Genjer Bing Slamet
106. Atur Aku Puppen
107. Terserah Humania
108. Warik LFM
109. Sobat Padi
110. Bunda Potret
111. Kebebasan Singiku
112. Pulau Biru Slank
113. Mari Mari Dara Puspita
114. Kepada Perang Gong 2000
115. Ratu Sejagad Vonny Sumlang
116. Surat Undangan Rita Zaharah
117. Pergi Untuk Kembali Melky Goeslaw
118. Nurlela Bing Slamet
119. Musim Bunga Franky & Jane
120. Negeri Di Awan Katon Bagaskara
121. Selangkah Ke Seberang Fariz RM
122. Simponi Yang Indah Bob Tutupoly
123. Kembalikan Baliku Jopie Latul
124. Baby Rock SAS
125. Do What You Like AKA
126. Di Dalam Bui Koes Bersaudara
127. Terbunuh Sepi Slank
128. Kudaku Lari Elly Kasim
129. Senandung Maaf White Shoes & The Couples Company
130. Matraman The Upstairs
131. Di Udara Efek Rumah Kaca
132. Mengadili Persepsi Seringai
133. Mengejar Matahari Ari Lasso
134. Laskar Pelangi Nidji
135. Dan Senyumlah Sinikini
136. Konservatif The Adams
137. Mendekati Surga Koil
138. No Fruits For Today Sore
139. Di Sayidan Shaggydog
140. Kukatakan Dengan Indah Peterpan
141. Takkan Guest Band
142. Papaja Cha Cha Adikarso
143. Cinta Melulu Efek Rumah Kaca
144. Welcome to My Paradise Steven & Coconut Treez
145. Mimpi D & R
146. Jari & Jempol Dedy Stanzah
147. Melompat Lebih Tinggi Sheila On 7
148. Langkah Peri Cherry Bombshell
149. Matel Kubik
150. Me & My Boyfriend Mocca
sumber: http://www.rollingstone.co.id/read/2009/11/26/536/4/1/150-Lagu-Indonesia-Terbaik-Sepanjang-Masa-/15
Langganan:
Postingan (Atom)