Sabtu, 22 Juni 2013

Pembuat Maket , Jasa Pembuatan Maket , Miniatur / Mock Up Untuk Tugas Akhir Mahasiswa Arsitektur . ( Model Maker Indonesia )



Selamat Datang di BillyArt Graphix
(http://billyartgraphix.blogspot.com)

gambar maket



    Billy Art Graphix adalah pembuat model arsitektur ( maket , mock up , miniatur )
 Melayani pesanan untuk daerah Lampung, Palembang, Jakarta, Bandung , Semarang , Jogjakarta, Surabaya dll

   Model kami terbuat dari berbagai jenis bahan misalnya hi impact, acrylic, pvc, pc, dan foam board.
 Model dengan detail yang tinggi dan kualitas yang baik adalah filosofi utama kami dalam pembuatannya,. 

Tim kami memiliki kerja sama yang kuat, layanan yang kami sediakan akan memberikan pemahaman yang baik untuk klien atau pelanggan, membuat dengan baik dan rinci dalam proyek kami, memberikan kepuasan kepada klien  dan membangun reputasi yang kuat bagi pelanggan untuk bekerja dengan kami lagi.

   Kreativitas dalam proyek kami berasal dari semangat tim kami untuk menghasilkan kualitas tinggi dalam proyek dengan seni rupa.

 Menggunakan  LASER CUTTING mesin dan teknologi mesin CNC ROUTER  , CAD/CAM membuat pekerjaan kita lebih akurat dan berkembang dengan baik.
gambar maket ( architectures model picture)

gambar maket ( architectures model picture)

gambar maket ( architectures model picture)

gambar maket ( architectures model picture)


  Tekhnologi yang kami gunakan selalu di perbarui agar menjadi yang terbaik. Kami juga menggunakan LED , Bulb dan fluorescent untuk lighting agar maket terlihat lebih hidup dan lebih nyata.

Tekhnik yang kami miliki mampu menciptakan maket yang lebih sempurna serta memiliki kwalitas yang terbaik.


   Rincian yang kami sediakan membuat pemahaman yang lebih untuk proyek klien dan menerima prestasi besar.

  Komitmen kami dalam mengembangkan pekerjaan ini adalah kwalitas dan tepat waktu.



 MELAYANI:


Arsitek, Developer, Desainer, Insinyur,
Museum, Produsen dan Individu


PENAWARAN:

Model Arsitektur, Model topografi, Model Prototype,
Model Produk, Trade Show Models, Teknik Model,
Model Teknis






Contact Info :
BILLY
Phone/WhatsApp: +6281367391715
Email  billyartgraphix@gmail.com

            





BillyArt Graphix Indonesia


Penjelasan Kenapa Angka 13 Dianggap Sebagai Angka Kramat





   Di hampir seantero dunia terdapat bermacam-macam kepercayaan, mitos, dan legenda, yang tidak terhitung banyaknya. Bagi kaum rasionalis, kepercayaan-kepercayaan orang-orang tua ini seharusnya ikut mati sejalan dengan modernisasi yang merambah seluruh sisi kehidupan manusia.
Namun, demikiankah yang terjadi? Ternyata tidak. Di dalam tatanan masyarakat modern, kepercayaan-kepercayaan tahayul ini ternyata tetap eksis, bahkan berkembang dan merasuk ke dalam banyak segi kehidupan masyarakatnya. Kepercayaan-kepercayaan ini pun malah turut mewarnai arsitektural kota dan juga gedung-gedung pencakar langit.
Sebagai contoh kecil, di berbagai gedung tinggi di China, tidak ada yang namanya lantai 13 dan 14. Menurut kepercayaan mereka, kedua angka tersebut tidak membawa hoki. Di Barat, angka 13 juga dianggap angka sial. Demikian pula di berbagai belahan dunia lainnya.
Kalau kita perhatikan nomor-nomor di dalam lift gedung-gedung tinggi di dunia, tidak akan di jumpai lantai 13. Biasanya, setelah angka 12, maka langsung ‘tancap gas’ ke angka 14. Atau dari angka 12 maka 12a dulu baru 14. Fenomena ini terdapat di banyak negara dunia, termasuk Indonesia.

Mengapa angka 13 dianggap angka yang membawa kekurang-beruntungan? Sebenarnya, kepecayaan tahayul dan aneka mitos yang ada berasal dari pengetahuan kuno bernama Kabbalah.
Kabalah merupakan sebuah ajaran mistis kuno, yang telah dirapalkan oleh Dewan Penyihir tertinggi rezim Fir’aun yang kemudian diteruskan oleh para penyihir, pesulap, peramal, paranormal, dan sebagainya—terlebih oleh kaum Zionis-Yahudi yang kemudian mengangkatnya menjadi satu gerakan politis—dan sekarang ini, ajaran Kabbalah telah menjadi tren baru di kalangan selebritis dunia.
Bangsa Yahudi sejak dahulu merupakan kaum yang secara ketat memelihara Kabbalah. Di Marseilles, Perancis Selatan, bangsa Yahudi ini membukukan ajaran Kabbalah yang sebelumnya hanya diturunkan lewat lisan dan secara sembunyi-sembunyi. Mereka juga dikenal sebagai kaum yang gemar mengutak-atik angka-angka (numerologi), sehingga mereka dikenal pula sebagai sebagai kaum Geometrian.
Menurut mereka, angka 13 merupakan salah satu angka suci yang mengandung berbagai daya magis dan sisi religius, bersama-sama dengan angka 11 dan 666. Oleh karena itu, dalam berbagai simbol terkait Kabbalisme, mereka selalu menyusupkan unsur angka 13 ke dalamnya. Kartu Tarot misalnya, itu berjumlah 13. Juga Kartu Remi, jumlahnya 13 (As, 2-9, Jack, Queen, King).
Penyisipan simbol angka 13 terbesar sepanjang sejarah manusia dilakukan kaum ini ke dalam lambang negara Amerika Serikat. “The Seal of United States of America” yang terdiri dari dua sisi (Burung Elang dan Piramida Illuminati) sarat dengan angka 13.
Ini buktinya :
  1. 13 bintang di atas kepala Elang membentuk Bintang David.
  2. 13 garis di perisai atau tameng burung sama persis dengan benderanya.
  3. 13 daun zaitun di kaki kanan burung.
  4. 13 butir zaitun yang tersembul di sela-sela daun zaitun.
  5. 13 anak panah.
  6. 13 bulu di ujung anak panah.
  7. 13 huruf yang membentuk kalimat ‘Annuit Coeptis’.
  8. 13 huruf yang membentuk kalimat ‘E Pluribus Unum’.
  9. 13 lapisan batu yang membentuk piramida.
  10. 13 X 9 titik yang mengitari Bintang David di atas kepala Elang.
Selain menyisipkan angka 13 ke dalam lambang negara, logo-logo perusahaan besar Amerika Serikat juga demikian, seperti logo McDonalds, Arbyss, Startrek. Com, Westel, Ericson, dan sebagainya. Angka 13 bisa dilihat jika logo-logo ini diputar secara vertikal.


Demikian pula, markas besar Micosoft disebut sebagai The Double Thirteen atau 13 Ganda, sesuai dengan logo Microsoft yang dibuat menyerupai sebuah jendela (Windows), padahal sesungguhnya itu merupakan angka 1313.
Uniknya, walau angka 13 bertebaran dalam berbagai rupa, bangsa Amerika rupa-rupanya juga menganggap angka 13 sebagai angka yang harus dihindari. Bangunan-bangunan tinggi di Amerika jarang yang menggunakan angka 13 sebagai angka lantainya. Bahkan dalam kandang-kandang kuda pacuan demikian pula adanya, dari kandang bernomor 12, lalu 12a, langsung ke nomor 14. Tidak ada angka 13.

Minggu, 09 Juni 2013

Pembuat Maket / Architectural Scale Model Maker Indonesia








   Indonesia architectural model maker 
We are Model Maker, supplies model to Jakarta, Jogjakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Lombok, Bali etc. 

  Our model made from many type of material for example hi impact, balsa wood and form board, model with high detail and quality is our top philosophy in craftsmanship, . 100% passionate model builder. 

Team are with strong teamwork, the service we provide will give good understanding for customer client, over their project, making well and detailed in our project provide satisfied client to us and build strong reputation for customer to work with us again.

  Creativity in our project come from passion of our team in order to produce a high quality in project with fine art.

  Using LASER CUTTING machine and CNC ROUTER machine technologyCAD/CAM make our work more accurate and well developed.

  The details that we provide led to more understanding for the project that our clients develop to ensure our client work with us again and receive great achievement.

 Our commitment in direction of company led to a essential result of achievement to getting the project done on time.
gambar maket - 8tv Malaysia Present Model
gambar maket

gambar maket - HareKreshna Temple Penang,Malaysia



gambar maket - Setia Sky
gambar maket - Setia Sky

gambar maket

gambar maket

gambar maket - Terrace House

gambar maket - Bungalow

gambar maket - Condominium

gambar maket - Lay out
gambar maket 
gambar maket - Second Penang Bridge

 SERVING:

Architects, Developers,  Designers,Engineers,
Museums, Manufacturers and Individuals


OFFERING:

Architectural Models, Topographic Models, Prototype Models,
Product Models, Trade Show Models, Engineering Models,
Technical Models, Legal or Litigation Models.




Contact Info :

BILLY

Phone/WhatsApp: +6281367391715
Email : billyartgraphix@gmail.com
           



BillyArt Graphix Indonesia

Kamis, 07 April 2011

Minggu, 23 Januari 2011

Beasiswa Chevening Sudah Dibuka!

Foreign and Commonwealth Office (FCO) yang menangani Beasiswa Chevening memutuskan untuk membuka penerimaan aplikasi kandidat dari Indonesia untuk Program Beasiswa Chevening 2011/2012. Keputusan final mengenai persyaratan, kriteria seleksi, target wilayah dan area studi yang diprioritaskan untuk 2011/2012 diharapkan dapat diputuskan akhir Januari 2011 ini.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Chevening diberikan sebagai program beasiswa penuh untuk jenjang Pascasarjana (Master) selama setahun di universitas-universitas dan institusi profesional lainnya di Inggris.
Adapun skema beasiswa ini akan meliputi biaya hidup, biaya kuliah, serta tiket pulang pergi. Bagi yang berminat, kandidat harus memperhatikan bahwa Chevening 2011/2012 ini tampaknya akan sangat berhubungan dengan prioritas-prioritas FCO.
Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk meraih beasiswa ini di antaranya Warga Negara Indonesia, Lulusan dengan IPK minimum 3.0, memiliki kemampuan berbicara dan menulis bahasa Inggris yang baik dengan nilai IELTS minimum 6.5. Kandidat juga harus memiliki pengalaman bekerja setelah lulus sarjana (S-1) minimal dua tahun dan berkomitmen untuk pengembangan karir jangka panjang.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai prioritas FCO tersebut, bisa dilihat dihttp://www.fco.gov.uk. Para kandidat dari Indonesia bagian Timur juga diharapkan ikut serta dalam program ini.
Informasi beasiswa ini bisa dilihat melalui http://ukinindonesia.fco.gov.uk atauhttp://www.chevening.fco.gov.uk, serta halaman resmi Facebook milik Chevening.


Selasa, 02 November 2010

Tidur Siang bikin Kita Lebih Pintar



sewaktu kita masih kecil, kewajiban tidur siang yang diberikan oleh orangtua rasanya menjadi siksaan bagi kita. Anehnya, ketika kita dewasa, kita harus mencuri-curi waktu agar bisa memejamkan mata barang setengah jam. Bisa terlelap sebentar saja pengaruhnya begitu besar untuk kita: tubuh jadi terasa lebih bugar sesudahnya.

Penelitian baru juga mengatakan, tidur siang yang lelap juga mampu mendongkrak kapasitas belajar otak secara dramatis. Hebat, kan?

Para peneliti mendapati bahwa tidur siang selama sejam saja sudah cukup untuk meningkatkan kemampuan otak untuk mempelajari fakta-fakta baru dalam jam-jam berikutnya. Di pihak lain, semakin lama kita bertahan untuk melek, semakin lamban pikiran kita.


Penemuan baru ini mendukung data sebelumnya dari tim peneliti yang sama, bahwa begadang semalaman bisa mengurangi kemampuan untuk memasukkan hal-hal baru hampir sebanyak 40 persen. Hal ini disebabkan penutupan bagian-bagian otak selama kita kehilangan waktu tidur.

“Tidur tak hanya menjadi jalan keluar dari keadaan terjaga yang berkepanjangan, tetapi -pada level neurokognitif- hal ini akan menggerakkan Anda di luar di mana Anda berada sebelum Anda tidur,” ujar Matthew Walker, asisten profesor bidang psikologi di UC Berkeley, dan pemimpin investigasi pada studi ini. ? ?
Beberapa tokoh paling berpengaruh di dunia ini juga dikenal sebagai “tukang tidur siang”. Mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher pernah mengklaim bahwa ia hanya tidur empat jam setiap malam, namun selalu tidur sebentar pada siang hari. Sementara itu, Bill Clinton juga selalu menyempatkan diri untuk tidur selama setengah jam sesudah makan siang.
Para peneliti mengatakan bahwa tidur juga diperlukan untuk menjernihkan memori jangka pendek otak dan menyediakan ruang untuk penyerapan informasi yang baru. “Ibaratnya, inbox email pada hippocampus (bagian dari otak besar) kita penuh, dan jika kita tidak tidur dan membuang email-email yang tak perlu itu, kita tidak akan bisa menerima email yang baru,” kata Dr Walker.

Sabtu, 30 Oktober 2010

Selembar Puisi Untukmu Ibu



Dentang nafasmu menyeruak hari hingga senja
Tak ada lelah menggores diwajah ayumu
Tak ada sesal kala semua harus kau lalui
Langkah itu terus berjalan untuk kami
Dua bidadari kecilmu...

Desah mimpimu berlari
mengejar bintang
Berharap kami menjadi mutiara terindahmu
Dalam semua peran yang kau mainkan di bumi
Ini peran terbaikmu

Dalam lelah kau rangkai kata bijak untuk kami
Mengurai senyum disetiap perjalanan kami
Mendera doa disetiap detik nafas kami
Ibu... kau berlian dihati kami

Relung hatimu begitu indah
Hingga kami tak sanggup menggapai dalamnya
Derai air matamu menguntai sebuah harap
Di setiap sholat malammu

Ibu...
Kami hanya ingin menjadi sebuah impian untukmu
Membopong semua mimpimu dalam pundak kami

Ibu...
Jangan benci kami
jika kami membuatmu menangis.




Kamis, 28 Oktober 2010

Slank Merilis Film Dokumenter



Foto : Dok. Rumah Pohon Indonesia
Bookmark and Share
Alih-alih menggunakan jaringan bioskop konvensional, film itu akan diedarkan melalui jaringan bioskop alternatif.


   Kamis [21/]10] siang itu di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta, Brigadir Supriyadi alias Joker salah tingkah ketika ditanya perasaannya soal aparat yang sempat mempersulit ijin konser untuk Slank di tahun 2009. Joker, anggota kepolisian di Poltabes Balerang, Pulau Batam adalah salah seorang Slankers yang profilnya diangkat dalam film dokumenterMetamorfoblus karya sutradara Dosy Umar. Kalau soal perijinan... itu urusan yang di atas, katanya cengengesan sambil menirukan gerakan menghormat. Para personel Slank, serta semua yang hadir di ruangan itu tertawa.

Satu jam setengah sebelumnya, untuk kali pertama film Metamorfoblus--judul Metamorfoblus adalah saran dari Kaka--diputar untuk jurnalis dan beberapa undangan. Film dokumenter itu bercerita mengenai Slankers di tiga daerah: selain Joker di Batam, diceritakan juga Andi dari Yogyakarta yang jadi pecandu narkotika karena Slank dan berhenti mengkonsumsi narkotika juga karena Slank, lalu ada kisah Slankers Kupang yang harus mendadak membuat paspor demi menonton konser Slank di Dili, Timor Leste. Sesuai tagline-nya yang berbunyi Film Slank dan Slankers, film dokumenter ini berusaha menunjukkan seberapa besar pengaruh Slank dalam kehidupan Slankers.

Selama kira-kira satu tahun, Rumah Pohon Indonesia, production house yang merilis film dokumenter itu mengedit persediaan gambar yang ada di dua ratusan kaset. Dokumenter ini dibuat bersamaan dengan film Generasi Biru [2009] karya Garin Nugroho. Resah karena banyak sekali persediaan dokumentasi, adalah salah satu yang membuat film ini akhirnya dirilis. Dan ketiga tokoh itu pun, muncul di film Generasi Biru pada sesi dokumenternya. Ursula Tumiwa, produser Rumah Pohon Indonesia, juga produser Shooting Star, rumah produksi yang membuat Generasi Biru bersama SET Productions. â€Å“Kalau ada yang nanya apakah ada masalah antara SET dan Shooting Star, jawabannya nggak ada. Toh saya juga orang Shooting Star, katanya.

Berbeda dengan Generasi Biru yang ditayangkan di bioskop, film Metamorfoblus akan diedarkan melalui jaringan bioskop alternatif yang disponsori Djarum Super dan berkeliling ke 10 kota di Jawa. Film itu akan diputar di gelanggang olahraga atau gedung-gedung yang memang layak untuk memutar film. Rumah Pohon Indonesia akan memaksimalkan potensi Slank Fans Club untuk mendukung pemutaran film yang rencananya hanya akan dipungut tanda masuk sebesar sepuluh ribu rupiah. Sebelum pemutarannya, kami bakal gelar konvoi dan bakal ada hiburan yang diisi oleh Slankers di kota itu. Tapi kami juga bekerjasama dengan Kineforum dan bakal memutar film itu secara reguler di Kineforum, Taman Ismail Marzuki. Silakan cek jadwalnya di sana, kata Ursula.

  Film Metamorfoblus juga memperlihatkan kedatangan Slank ke Dili, sehari setelah Presiden Ramos Horta tertembak. Slank diundang Pemerintah Dili untuk menghibur dalam acara peringatan hari kemerdekaan mereka. Di stadion yang penuh sesak itu, bendera Indonesia berkibar untuk kali pertamanya sejak Timor Leste berpisah dengan Republik Indonesia. Slankers Kupang yang harus berjuang cukup berat sebelum akhirnya sampai ke konser Slank, didaulat naik ke atas panggung dengan Slankers Dili sebagai lambang persatuan. Perbatasan tak menghilangkan persahabatan,kata Bimbim di film itu. Melihat adegan itu, para personel Slank tersadar akan satu hal: bahwa untuk melihat konser mereka selama dua jam, beberapa orang harus menempuh perjuangan yang agak berat.Bahkan, ada yang harus nabung dulu buat nonton Slank,” kata gitaris Ridho Hafiedz.

  Salah satu yang menarik dari film dokumenter itu, adalah footage langka yang direkam oleh Slank: Kaka, Bimbim dan Ridho Hafiedz di kamar mandi sedang merekam lagu berjudul "Hey Sista" yang tak pernah muncul di album manapun. Gue aja udah lupa tuh kami pernah bikin lagu itu, kata Bimbim. Selain adegan itu, ada juga adegan ketika Slank masih nakal dan mengonsumsi narkotika. Dosy mengatakan tak susah ketika meminta ijin untuk memasukkan adegan itu ke film.Assalamualaikumnya, pamitnya udah enak sih, jadi lancar, katanya.

  Meskipun Slank dan Slankers bukan cuma yang ada di film dokumenter ini, tapi film ini sudah cukup bisa menggambarkan kepada orang-orang seperti apa Slank dan Slankers,kata gitaris Abdee Negara.






sumber:http://www.rollingstone.co.id/read/2010/10/22/882/5/1/Slank-Merilis-Film-Dokumenter

Power Metal,bertahan Pada Keyakinan

 Ada baiknya jika anda mengganti nomor telepon genggam, Anda kabarkan itu pada kawan-kawan terdekat. Anda tak pernah tahu betapa hal kecil bisa mempengaruhi ke hal besar. Setidaknya, itu terjadi pada PowerMetal. Setelah merilis album kedelapan mereka di tahun 2005 yang berjudul Kebesaranmu, Arul Irfansyah sang vokalis, kembali ke kampung halamannya di Banjarmasin untuk mengembangkan potensi daerah di sana—tentu saja masih seputar industri musik. Kawan-kawannya di PowerMetal kehilangan kontak dengan Arul sehingga akhirnya membuat mereka berinisiatif mencari beberapa vokalis baru. Itu sebabnya sebelum akhirnya rilis album kesembilan, sudah ada materi sebanyak empat album yang tak juga kunjung dirilis karena mereka tak merasa puas dan tak percaya diri de-gan materi yang sudah dibuat.

Lantas, seperti biasa terjadi di kisah rock & roll era millenium ketiga, desakan yang begitu kuat di dunia maya akhirnya membuat PowerMetal penuh tekad untuk menyelesaikan album itu. Apalagi pucuk dicinta ulam pun tiba setelah salah seorang penggemar PowerMetal berangkat ke Banjarmasin dan berhasil menemui Arul yang ternyata sempat merasa sedih karena pernah mendengar PowerMetal akan berjalan dengan vokalis baru. “Karena biar bagaimanapun juga, PowerMetal kan sudah satu kesatuan, PowerMetal itu tim. Ibaratnya boleh dibilang dari kecil, kan nggak enak, akhirnya saya putuskan untuk segera kembali,” kata Arul. Maka, medio akhir 2009, Arul berangkat dari Banjarmasin ke Jakarta.

Pemain keyboard Sastro Adi ingat betul peristiwa datangnya Arul itu. Suatu hari, dia sedang mengedit lagu “Satu Jiwa” di studio, yang masih dengan versi guide vokalnya. Tiba-tiba dia mendengar jeritan khas dari seorang vokalis yang memang tempatnya ada di PowerMetal.

“Aaaaaaaa,” kata Sastro Adi menirukan jeritan Arul. “Mr. Arul datang, dan langsung saja itu lagu one take.”
“Satu Jiwa” adalah lagu yang diambil dari album pertama mereka, Power One (1991), album yang dibuat setelah mereka menjadi juara pertama kompetisi rock yang diadakan promotor Log Zhelebour di tahun ’89 dengan juara kedua Roxx. Dan formasi PowerMetal terkini, selain Arul dan Sastro Adi, adalah: gitaris Ipunk dan Lucky, pemain drum Ekko Dinaya, dan pemain bas Sababa. Lagu itu adalah lagu yang menyatukan mereka. Lagu yang membuat mereka semangat, yang inspirasinya diambil dari suasana konser, ketika penampil dan penonton menjadi satu oleh musik rock. Dan di album terbaru ini, “Satu Jiwa” dibawakan kembali dengan aransemen baru.

“Rasanya lahir kembali, bisa kumpul lagi dengan teman-teman. Dan lagu ‘Satu Jiwa’ itu lagu yang abadi, album pertama. Lagu ‘Satu Jiwa’ itu yang bisa mengumpulkan kami dengan semuanya,” kata Arul.

Kini, nama PowerMetal dieja tanpa spasi, berbeda dengan ejaan mereka sebelumnya. Harapannya supaya mereka tak berpisah lagi. Kembalinya Arul adalah salah satu faktor, selain tentu saja dukungan penuh dari penggemarnya yang diberi nama Power Mania. “Mungkin orang sudah malas denger musik metal saat ini, tapi ya sudah, kamu kamu, kami ya kami,” kata Ipunk. Dan hal itu mereka ungkapkan di lagu “Keyakinanku” yang jika dibaca seperti lirik lagu cinta walau ternyata bukan. Di “Keyakinanku”, PowerMetal bicara soal PowerMetal, bicara soal tetap percaya pada kelompok musik itu.

Menurut Ipunk, di album ini PowerMetal memakai pendekatan yang berbeda dari sisi proses kreatif: menulis lirik dulu baru membuat lagu. Di album-album sebelumnya, mereka selalu menulis lirik belakangan dan menganggap lirik tak lebih penting dari musik. Maklum, kata Ipunk, itu akibat terlalu sering ikut festival di mana biasanya juri lebih mengutamakan keahlian bermusik dan aransemen sehingga lirik menjadi nomor dua dalam fokus perhatian.

“Dulu bikin lirik harus disesuaikan, bikin musiknya dulu baru lirik dipas-paskan dengan panjang musiknya. Kali ini banyak lirik tercipta memang dari hati, lirik bukan setelah musik. Di sini mungkin proses yang baru buat kami di album ini, tapi sepertinya lebih kena soul-nya, karena tema sudah tersusun, urutan sudah tersusun. Tapi setelah bikin album ini, satu sisi lain yang paling kelihatan adalah soul. Biasanya musik metal adalah musik yang paling dominan mempengaruhi orang tapi soul-nya jarang sekali kena,” kata Ipunk.







sumber:http://www.rollingstone.co.id/read/2010/10/01/849/1/1/Bertahan-Pada-Keyakinan

150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa

Penghargaan Rolling Stone atas Terciptanya Lagu-lagu Legendaris Indonesia dari Era 1950an - 2000an

Bookmark and Share
"Tak ada lagu maka tak ada industri musik,” adalah kutipan seorang pencipta lagu terkenal bernama James F. Sundah. Kalimat ini memberikan pencerah-an bahwa sejarah seni musik yang menghias kancah musik Indonesia sejak tahun 1950-an di era Irama dan Lokananta Records hingga hari ini didasari oleh kekuatan lagu-lagu, fenomenal, serta monumental dan merupakan penanda berbagai zaman.
Namun beribu sayang, mengingat pendokumentasian sejarah yang kurang tergarap baik, maka Rolling Stone merasa tidak pernah terlambat untuk memberikan kontribusi bagi dunia musik dengan menyingsingkan lengan baju, bahu-membahu dengan para sahabat kontributor, pengamat, dan penikmat musik dalam rangka menyusun sebuah daftar sahih yang memaparkan 150 Lagu Terbaik yang pernah wujud di Indonesia, dalam kurun waktu yang bukan main-main: Sepanjang Masa!
Dan kami pun sudah menebak. Menyusun daftar ini bukan semudah membalik telapak tangan. Nyaris sama sulitnya, di satu sisi bahkan terasa lebih membingungkan dan butuh energi lebih daripada menyusun daftar 150 Album Indonesia Terbaik yang sempat kami jadikan edisi khusus pada bulan Desember 2007. Kami mengatakan lebih membutuhkan energi karena berbicara mengenai lagu, berarti tim editor Rolling Stone beserta para kontributor harus terjun ke dalam sejarah industri musik Indonesia yang kami putuskan dimulai dari era munculnya Irama dan Lokananta Records di tahun 1951 hingga musik zaman sekarang.
Dan berbeda de-ngan 150 Album Terbaik, kami lebih dalam lagi menyelami banyaknya karya sang seniman. Untuk mempermudah dan menambah justifikasi atas kualitas dan kepopuleran, insan radio yang aktif di era awal industri musik Indonesia hingga sekarang pun kami libatkan dalam menyusun daftar ini. Kriteria lainnya yang kami sepakati bersama dari lagu-lagu yang akan dipilih ada berbagai macam. Lagu harus memberikan inspirasi, harus berasal dari wilayah musik populer, tergabung dalam sebuah album atau kompilasi, atau single yang dirilis, masuk di playlist radio nasional, bukan karya yang menjiplak karya lain, dan yang pasti lagu-lagu yang terpilih di daftar musti karya asli WNI.
Semua kriteria ini kami distribusikan kepada puluhan kawan di berbagai industri hiburan, dari mulai musisi senior, junior, pekerja label, pekerja radio, hingga insan perfilman dan televisi. Mereka memasukkan daftar urutan lagu versi pribadi mereka yang kemudian kami ta-bulasikan, buat urutan sesuai banyaknya vote yang terpilih, masuk kembali dalam rapat yang intensif yang penuh hiasan debat dan argumentasi antara tim Rolling Stone dan para kontributor, hingga kemudian kesepakatan terjadi dan menghasilkan urutan 150 buah karya lagu yang kami anggap paling sahih untuk menjadi potret sejarah musik berkualitas di Indonesia selama 50 tahun terakhir.
Pro kontra adalah kisah klasik yang kami sadari akan menghias daftar ini, sebab sama se-perti resensi mana pun, subyektivitas pasti akan mengambil bagian di sini. Namun angka statistik yang kami dapatkan dalam pemilihan telah memberikan sebuah kenyataan yang berdasarkan fakta empirik. Namun hal terpenting dari semua ekses daftar ini adalah harapan kami akan munculnya rekognisi dan pengakuan bagi banyak sekali pencipta lagu yang selama ini tak banyak terlalu dikenal secara familiar atas jasa mereka, padahal individu-individu tersebutlah yang memiliki kemampuan magis untuk menciptakan sebuah lagu yang melekat secara emosional kepada para penggemarnya. Daftar ini adalah bentuk penghormatan bagi mereka.


"ROLLING STONE 150 LAGU INDONESIA TERBAIK SEPANJANG MASA"
1. Bongkar Swami
2. Kebyar – Kebyar Gombloh
3. Badai Pasti Berlalu Berlian Hutauruk
4. Bis Sekolah Koes Bersaudara
5. Guru Oemar Bakrie Iwan Fals
6. Kembali Ke Jakarta Koes Plus
7. Berita Kepada Kawan Ebiet G. Ade
8. Kehidupan God Bless
9. Sakura Fariz RM
10. Bento Swami
11. Bengawan Solo Oslan Husein & Teruna Ria
12. Kompor Mleduk Benyamin. S
13. Lilin-Lilin Kecil Chrisye
14. Memang Slank
15. Rock Bergema Roxx
16. Yogyakarta Kla Project
17. Tuhan Bimbo
18. Neraka Jahanam Duo Kribo
19. Nusantara I Koes Plus
20. Siti Nurbaya Dewa19
21. Panggung Sandiwara Ahmad Albar
22. Rumah Kita God Bless
23. Barcelona Fariz RM
24. Begadang Rhoma Irama
25. Kemarau New Rollies
26. Kidung Chris Manusama
27. Nuansa Bening Keenan Nasution
28. Burung Camar Vina Panduwinata
29. Dan Sheila On 7
30. Kosong Pure Saturday
31. Kolam Susu Koes Plus
32. Kupu Kupu Malam Titik Puspa
33. Pemuda Chaisero
34. Melayang January Christie
35. Ikuti Edane
36. Bebas Iwa K
37. Bendera Cokelat
38. Anak Pantai Imanez
39. Janji Gigi
40. Sabda Alam Ismail Marzuki
41. Bing Titik Puspa
42. Yang Terlupakan Iwan Fals
43. Merpati Putih Chrisye
44. Malaria Harry Roesli
45. Melati Dari Jayagiri Bimbo
46. Angin Malam Broery Pesolima
47. Mimpi Anggun C. Sasmi
48. Biru Kidnap Katrina
49. Tentang Kita Kla Project
50. Camelia Ebiet G. Ade
51. Surat Buat Wakil Rakyat Iwan Fals
52. Impresi Pas Band
53. Damai Tapi Gersang Adji Bandi
54. Jarum Neraka Nicky Astria
55. Mobil Balap Naif
56. Pesawat Tempur Iwan Fals
57. Tangan Tangan Setan Nicky Astria
58. Esokkan Masih Ada Utha Likumahuwa
59. Indonesia Mahardika Guruh Gipsy
60. Zamrud Khatulistiwa Guruh Soekarno Poetra
61. Penguasa Roxx
62. Gemilang Krakatau
63. Apatis Benny Soebardja
64. Astaga Ruth Sahanaya
65. Galang Rambu Anarki Iwan Fals
66. Gang Kelinci Lilis Suryani
67. Kumpul Bocah Vina Panduwinata
68. Aku Ingin Indra Lesmana
69. Gubahanku Dedy Damhudi
70. Payung Fantasi Bing Slamet
71. Surabaya Dara Puspita
72. Anak Jalanan Chrisye
73. Bunga /rif
74. Salah Potret
75. Tentang Aku Jingga
76. Terbang Gigi
77. Walah Netral
78. Api Asmara Rien Djamain
79. Ayam Den Lapeh Gumarang
80. Bunga di Tepi Jalan Koes Plus
81. Flamboyan Bimbo
82. Kesaksian Kantata Takwa
83. Kelelawar Koes Plus
84. Laron Laron Makara
85. Generasiku Boomerang
86. Distorsi Ahmad Band
87. Mahadewi Padi
88. Manis & Sayang Koes Plus
89. Sepercik Air Dedy Stanzah
90. Merepih Alam Chrisye
91. Mawar Berduri Favourites Group
92. Pelangi Koes Plus
93. Pesta Elfa’s Singer
94. Interlokal Symphony
95. Renjana Guruh Soekarno Putra
96. Posesif Naif
97. Sarjana Muda Iwan Fals
98. Berita Cuaca Gombloh
99. Gulagalugu Suara Nelayan Leo Kristi
100. Jemu Koes Plus
101. Tolong Bu Dokter Flowers
102. Kau Chandra Darusman
103. Hasrat & Cita Andi Meriem Matalatta
104. Anak Anak Terang Suara Persaudaraan
105. Genjer Genjer Bing Slamet
106. Atur Aku Puppen
107. Terserah Humania
108. Warik LFM
109. Sobat Padi
110. Bunda Potret
111. Kebebasan Singiku
112. Pulau Biru Slank
113. Mari Mari Dara Puspita
114. Kepada Perang Gong 2000
115. Ratu Sejagad Vonny Sumlang
116. Surat Undangan Rita Zaharah
117. Pergi Untuk Kembali Melky Goeslaw
118. Nurlela Bing Slamet
119. Musim Bunga Franky & Jane
120. Negeri Di Awan Katon Bagaskara
121. Selangkah Ke Seberang Fariz RM
122. Simponi Yang Indah Bob Tutupoly
123. Kembalikan Baliku Jopie Latul
124. Baby Rock SAS
125. Do What You Like AKA
126. Di Dalam Bui Koes Bersaudara
127. Terbunuh Sepi Slank
128. Kudaku Lari Elly Kasim
129. Senandung Maaf White Shoes & The Couples Company
130. Matraman The Upstairs
131. Di Udara Efek Rumah Kaca
132. Mengadili Persepsi Seringai
133. Mengejar Matahari Ari Lasso
134. Laskar Pelangi Nidji
135. Dan Senyumlah Sinikini
136. Konservatif The Adams
137. Mendekati Surga Koil
138. No Fruits For Today Sore
139. Di Sayidan Shaggydog
140. Kukatakan Dengan Indah Peterpan
141. Takkan Guest Band
142. Papaja Cha Cha Adikarso
143. Cinta Melulu Efek Rumah Kaca
144. Welcome to My Paradise Steven & Coconut Treez
145. Mimpi D & R
146. Jari & Jempol Dedy Stanzah
147. Melompat Lebih Tinggi Sheila On 7
148. Langkah Peri Cherry Bombshell
149. Matel Kubik
150. Me & My Boyfriend Mocca









sumber: http://www.rollingstone.co.id/read/2009/11/26/536/4/1/150-Lagu-Indonesia-Terbaik-Sepanjang-Masa-/15

Rabu, 27 Oktober 2010

Kisah Seorang Kakak dan adik


Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku. Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu ditangannya. "Siapa yang mencuri uang itu?" Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, "Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!" Dia mengangkat tongkat bambu itu tinggi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata, "Ayah, aku yang melakukannya!"

Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus-menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan nafas.

Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi, "Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, halmemalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!" Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata, "Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi."

Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku. Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11.


Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus.Saya mendengarnya memberengut, "Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik... hasil yang begitu baik..." Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas, "Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?" Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata, "Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku. " Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya. "Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!" Dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata, "Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya; kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini."

Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas.Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku: "Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimimu uang." Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang. Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20. Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampaike tahun ketiga (di universitas).


Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan, "Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana! "Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, "Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?" Dia menjawab, tersenyum, "Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu?" Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku, "Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga!

Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu..." Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, "Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu." Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis.

Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23,kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku. "Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!"

Tetapi katanya, sambil tersenyum, "Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu.." Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskansedikit saleb pada lukanya dan mebalut lukanya. "Apakah itu sakit?" Aku menanyakannya. "Tidak, tidak sakit. Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan..." Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku.


Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26.Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan, "Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini." Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut.

Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi.


Suatu hari, adikku di atas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit. Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu, "Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?"

Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya. "Pikirkan kakak ipar--ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan?" Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah, "Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!""Mengapa membicarakan masa lalu?" Adikku menggenggam tanganku. Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.


Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, "Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?" Tanpa bahkan berpikir ia menjawab, "Kakakku."

Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat. "Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari, saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu. Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sendoknya. Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya."

Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku. Kata-kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku, "Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku." Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.